oleh

Tingkat kejahatan serta pemerkosaan semakin meningkat dalam kurun waktu 10 tahun terakhir ini

Anak bocah di Manggarai yang masih berumur sembilan tahun bernasib kurang baik yang dilahirkan oleh seorang Ibu yang menjadi Ibu kandung nya tersebut sering menelantarkan korban ditambah lagi ayah tiri nya yang kerap memperkosa dirinya serta melakukan penyiksaan kepadanya . Ayah tirinya menjadikan anak bocah sembilan tahun tersebut menjadi pelampiasan seksual hampir setiap hari. Sementara itu dari ibu kandung korban mempunyai kondisi yang memang mengharuskan untuk tidak pulang setiap hari , dikarenakan bekerja di bagian riset maka ibu kandung sang korban harus kerap pulang selama dua hari sekali untuk mengurus rumah tangga namun dirinya kerap menelantarkan anak semata wayangnya tersebut ketika dia pulang.

“Terkadang kami yang masih tetangga saja membelikan jajan dan memberikan makan disaat orang tua kandungnya yang bersifat cukup masa bodoh seperti itu.” ungkap nya.

Parahnya lagi , sang ibu mengetahui bahwa anak kandungnya tersebut kerap diperlakukan secara kasar oleh suami nya yang berinisial D selaku ayah tiri korban , akan tetapi ibu nya kurang menanggapi perlakuan tersebut dan malah terkesan membiarkannya dikarenakan harus terus bekerja serta jarang pulang kerumah secara rutin setiap hari.

Disaat ibu sang bocah pergi maka D selaku ayah tiri nya kerap melakukan pemerkosaan kepada anak tirinya tersebut untuk melampiaskan nafsu bejatnya kepada korban , saat ini pun D sudah diamankan dan diperiksa secara intensif di Polres Metro Jakarta Selatan untuk menjalani pemeriksaan intensif lebih lanjut.

Kasatreskrim Polres Metro Jakarta Selatan Komisaris Polisi Andi Sinjaya Ghalib pun telah memberikan konfirmasi bahwa pelaku pemerkosaan anak tiri berinisial D telah ditangkap dan sedang menjalani proses pemeriksaan lebih lanjut.Komisaris Andi sendiri mengatakan bahwa pelaku D menjalankan aksi pertama nya semenjak tahun 2017 silam yang dimana hal itu ia lakukan ketika sang istri atau ibu kandung korban sedang bertugas untuk bekerja dalam posisi tidak berada di rumah. D sendiri dijerat dengan pasal 76 huruf D jo 81 UU RI Nomor 34 tahun 2015 tentang perlindungan anak dengan ancaman hukuman penjara selama 15 tahun.

Pilihan Redaksi  Ahsan/Hendra Siap Lelah di Final BWF World Tour Finals

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed