oleh

Panorama Tanjung Papuma Jember Dari Siti Hinggil, Serasa di Luar Negeri

JEMBER, bolabasket.net – Biasanya siti hinggil berada di kawasan keraton atau istana. Berasal dari dua kata dalam bahasa Jawa, siti berarti tanah dan hinggil atau inggil berarti tinggi. Jika digabungkan, arti siti hinggil adalah tanah tinggi.

Jika di keraton, misal Yogyakarta dan Surakarta, siti hinggil merupakan kompleks bangunan yang berada lebih tinggi dari kawasan sekitarnya. Siti hinggil di keraton memiliki makna filosofis, yakni sebagai tempat duduk resmi sultan.

Namun ternyata tidak hanya Keraton Surakarta dan Yogyakarta yang memiliki siti hinggil. Jember pun ternyata juga memiliki siti hinggil, meski tidak ada keraton di sana. Siti Hinggil di Jember adalah sebuah bukit yang ada di obyek wisata Tanjung Papuma.

Letak Bukit Siti Hinggil berada di ujung semenanjung pasir berpasir putih yang menjadi kebanggaan Kabupaten Jember ini. Bukit ini ada di sisi selatan pantai Tanjung Papuma yang menghadap ke timur.

Menara Pandang Siti Hinggil

siti hinggil

Jika ingin menikmati keindahan Tanjung Papuma dari Siti Hinggil, wisatawan harus membayar Rp 10.000 per orang. Siti Hinggil berada di bawah pengelolaan Perhutani dengan memberdayakan masyarakat sekitar.

Tak sekadar bukit, di puncak Siti Hinggil telah dibangun semacam menara pandang. Jalan menuju puncak juga sudah nyaman dengan anak tangga dan spot foto di sampingnya. Menara pandang terdiri dari bagian atas dan bawah.

Menara pandang bagian atas ditujukan untuk menikmati panorama dan berfoto. Sementara bagian bawah bisa digunakan untuk duduk dan bersantai. Bagian bawah juga terlindung dari sinar matahari sehingga bisa digunakan untuk berteduh.

Seperti di Luar Negeri

Tanjung papuma

Begitu sampai di gardu pandang bagian atas, pemandangan terbuka ke segala arah akan langsung tersaji dengan begitu indah. Letaknya yang ada di ketinggian membuat seluruh Tanjung Papuma terlihat dengan begitu jelas.

Pilihan Redaksi  Bersiaplah Jatuh Cinta! Dengan 7 Pink Beach Paling Cantik Di Dunia

Tampak Tanjung Papuma yang terdiri dari dua pantai berpasir putih. Satu pantai menghadap ke timur, sementara satunya lagi menghadap ke barat. Kedua pantai itu memiliki keindahan dan eksotismenya tersendiri.

Pantai bagian barat yang berakhir di sebuah bukit besar yang menjorok ke laut terlihat begitu menawan. Di sekitarnya masih tampak beberapa batuan karang yang seakan tidak mau ketinggalan menghias panorama.

Sementara di ujung barat daya, Pulau Nusa Barong yang merupakan cagar alam terlihat begitu jelas. Pulau kosong itu tampak begitu dekat, padahal jarak dari Tanjung Papuma masih sekitar 15 kilometer.

Satu hal yang spesial adalah adanya hutan palem yang membuat pikiran seolah sejenak lupa jika panorama di depan mata masih di Indonesia. Kombinasi pohon palem, pantai pasir putih, batu karang, dan barisan perbukitan membuat rasanya seakan sedang berada di Selandia Baru.

Sisi timur pun seakan tidak mau ketinggalan dalam menyajikan pesona keindahannya. Tampak sebuah cekungan raksasa dengan latar belakang barisan perbukitan yang menawan.

Perubahan warna pasir pantai pun bisa disaksikan di sini. Pasir memang berwarna putih sepanjang semenanjung. Namun warna pasir berubah hitam mulai sisi utara yang hanya dipisahkan oleh sebuah bukit kecil.

Gugusan karang sebelah selatan Tanjung Papuma juga terlihat lebih jelas dari Siti Hinggil. Salah satu karang palig besar, yakni Gunung Kajang tampak tegak berdiri kokoh dengan latar belakang lautan, langit biru dan Pulau Nusa Barong.

 

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed