oleh

Moto GP 2019 : Test 1,2,3 Sepang Circuit

-Moto GP-78 views

Test Pramusim pertama MotoGP sudah selesai digelar di Sirkuit Sepang, Malaysia selama tiga hari pekan lalu.

Semua pebalap memiliki kesan berbeda terkait hasil test di Sepang selama tiga hari itu, termasuk Repsol Honda, Ducati dan Yamaha.

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez yang sempat mencatat waktu tercepat di hari pertama test Sepang justru menyesal telah melakukan sesi test pramusim itu secara impresif

Di hari kedua, giliran pebalap Yamaha yang menguasai catatan waktu tercepat, dimana Maverick Vinales mampu melesat dengan waktu tercepat.

Sementara di hari ketiga, giliran Ducati yang mencatat waktu tercepat melalui pebalap Andrea Dovizioso.

Uji coba terakhir ini dijadwalkan berlangsung pada 23-25 Februari mendatang.

Setelahnya, mereka akan melakoni seri pembuka musim balap MotoGP 2019 di lintasan yang sama pada 8-10 Maret.

Bagaimana kesan dan evaluasi pebalap MotoGp terkait Test Sepang yang berlangsung selama tiga hari itu? Berikut rangkumannya.

REPSOL HONDA – Marc Marquez Menyesal Terlalu Agresif

Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengakhiri sesi tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia dengan catatan khusus.

Marc Marquez sempat tampil mengejutkan pada sesi tes pramusim MotoGP 2019 hari pertama dengan menjadi pebalap tercepat walau kondisi bahunya belum 100 persen fit.

Namun, memasuki hari kedua dan ketiga uji coba, Marquez tak berhasil mengulang performa impresifnya tersebut.

Pebalap berkebangsaan Spanyol itu hanya bisa menjadi pebalap tercepat kedelapan pada sesi hari kedua dan ke-11 pada hari ketiga.

Diakui Marquez, meski sempat tampil menjanjikan pada hari pertama, dia menyesali hal tersebut.

“Kemarin, saya sudah membuat kesalahan besar dengan tampil terlalu agresif saat memakai ban baru. Akibatnya, bahu saya menjadi sakit,” kata Marquez yang dikutip BolaSport.com dari Speedweek.

Hal inilah yang kemudian membuat Marquez melaju dengan gaya berbeda pada sesi tes hari ketiga.

Perubahan gaya balap tersebut pun berimbas pada hasil Marquez di atas lintasan.

Tak lagi tampil kompetitif, juara dunia MotoGP 2018 itu hanya bisa mencatatkan waktu putaran tercepat ke-11.

Marquez bahkan kalah cepat dari salah satu rival utamanya, Valentino Rossi, yang berada di posisi ke-10.

“Saya (di hari terakhir) hanya melaju tanpa memperhatikan catatan waktu dan itu juga merupakan cara terbaik karena saya jadi bisa merasakan motor melaju lebih baik,” ujar Marquez.

“Hal itu terjadi karena tenaga saya masih lemah, tetapi di samping itu saya sangat senang dengan sesi tes tiga hari di sini. Saya akan beristirahat sebelum menuju ke langkah selanjutnya,” tutur dia lagi.

Saat ini, Marc Marquez sedang berjuang memulihkan kondisi bahu dari cedera yang dia alami saat melakoni MotoGP Jepang 2018.

Marquez beberapa kali terlihat berpergian ditemani seorang fisioterapis bernama Carlos J Garcia untuk memantau perkembangan kondisi bahunya.

SUZUKI ESTAR – Estar: Suzuki Punya Modal untuk Menang

Tiga hari menjalani tes pramusim di Sepang sudah cukup untuk meyakinkan pembalap Suzuki, Alex Rins, bahwa timnya kini punya modal untuk memenangi balapan MotoGP.

Pilihan Redaksi  Live Streaming MotoGP

Musim lalu, Alex Rins cuma bisa mengantar Suzuki menjadi runner-up pada tiga seri balap (grand prix/GP) yakni GP Belanda, GP Malaysia, dan GP Valencia.

Namun kini, Rins optimistis pencapaiannya tersebut bisa meningkat pada MotoGP 2019.

Hal itu tidak lepas dari performa motor baru Suzuki yang lebih mumpuni dan konsisten dibanding motor musim lalu.

Statistik mencatat, tidak ada pembalap lain yang mampu membukukan catatan waktu putaran 1 menit 59 detik lebih banyak daripada Rins.

“Hal itu merupakan sesuatu yang positif. Kami berhasil meningkatkan sedikit demi sedikit performa motor. Tentu paket (motor) saat ini lebih baik,” ucap Rins yang dilansir BolaSport.com dari Crash.

“Namun, kami tetap perlu bekerja keras. Kami harus mencoba hal baru di Qatar karena di sini kami tidak punya waktu untuk itu,” kata dia.

“Musim balap nanti akan berjalan menarik. Banyak pembalap yang akan berada di barisan depan karena levelnya sudah sangat tinggi. Jadi, mari kita lihat apa yang akan terjadi,” tutur Rins lagi.

Alex Rins dan para pembalap MotoGP lain akan kembali menjalani tes pramusim di Sirkuit Internasional Losail, Qatar.

PETRONAS YAMAHA SRT – Makin Termotivasi Karena Lewati Catatan Waktu Valentino Rossi

Pembalap Petronas SRT Yamaha, Franco Morbidelli, mengakui balapan melawan Valentino Rossi menjadi sumber motivasi utamanya pada ajang MotoGP.

Hal ini tidak lepas dari fakta bahwa Franco Morbidelli adalah salah satu murid Valentino Rossi di VR46 Academy.

Tentu, bisa menjalani balapan bersama sang mentor adalah suatu pengalaman yang luar biasa.

“Rasanya menyenangkan, balapan melawan Vale (Rossi) selalu menyenangkan,” tutur Morbidelli yang dilansir BolaSport.com dari Crash.

“Seperti yang saya bilang, sumber motivasi bukan cuma buat saya, tetapi semuanya,” kata dia.

“Memiliki sosok legenda di lintasan balap yang sama memberi Anda kekuatan dan motivasi untuk tampil lebih baik. Jadi, rasanya menyenangkan,” ucap Morbidelli.

Franco Morbidelli meraih hasil yang cukup oke pada tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, 6-8 Februari lalu.

Dia bahkan mampu menempati posisi lebih tinggi dari Valentino Rossi pada klasemen hasil gabungan.

Morbidelli mampu mencatatkan waktu putaran terbaiknya pada 1 menit 59,141 detik, sementara Rossi cuma bisa membuat waktu putaran terbaik 1 menit 59,155 detik.

Morbidelli dan para pembalap MotoGP lain akan kembali menjalani tes pramusim di Sirkuit Internasional Losail, Qatar.

APRILIA – Aleiz Espargaro Senang dengan Motor Barunya

Aleix Espargaro merasa jika spesifikasi motor Aprilia untuk musim 2019 adalah model yang seharusnya dipakainya pada tahun lalu.

Pernyataan itu dilontarkan Aleix Espargaro didasari dengan performa motor Aprilia saat tes pramusim MotoGP 2019 di Malaysia yang berakhir menggembirakan.

Bergabung dengan Aprilia pada 2017, pembalap Spanyol itu membuat langkah mundur sepanjang musim 2018.

Usai mengumpulkan 62 poin, Aleix Espargaro hanya mengoleksi 44 poin pada ajang MotoGP 2018.

Ia pun mengatakan jika timnya, Aprilia, melakukan kesalahan dalam hal pengembangan motor pada musim lalu.

Pilihan Redaksi  Fakta Menarik Valentino Rossi di Usia Ke – 40 Tahun

Namun, hasil tes pramusim di Sepang membuat Espargaro senang dan mengatakan motor barunya itu terasa lebih baik, layaknya seperti mesin 2017.

Saudara dari Pol Espargaro ini juga mengatakan jika Aprilia sudah kembali ke jalur yang tepat dalam hal pengembangan motor.

“Motor 2018 benar-benar keluar dari jalur. Saya tidak tahu kenapa kami membuat motor itu,” ucap Aleix Espargaro seperti dilansir BolaSport.com dari motorsport.

“Motor 2019 adalah evolusi dari 2017. Saya menyukainya dan motor ini adalah motor yang saya harapkan pada musim lalu.”

“Saya merasa hebat di atas motor ini. Saya bisa berkendara dengan agresif ketika saya memasang ban baru dan saya senang bisa melintasi batas-batas itu,” tuturnya.

Aleix Espargaro mencatatkan waktu terbaik 1 menit 59,022 detik pada tes hari ketiga di Sepang, Malaysia yang membuatnya bertengger di posisi ketujuh.

Hasil itu membuat Espargaro mengaku nyaman ketika dirinya mengaspal di atas motor Aprilia edisi 2019.

“Saya nyaman di atas motor. Hal terpenting adalah memiliki motor yang membuat Anda nyaman dan mulai sekarang kami bisa membangun sesuatu yang lebih baik,” katanya.

LCR HONDA – Cal Crutchlow Senang Bisa Kembali Membalap

Pembalap LCR Honda, Cal Crutchlow, mengaku lega bisa kembali menggeber motor Honda RC213V kembali.

Cal Crutchlow memang sudah lama tidak berada di atas motor sejak mengalami kecelakaan pada MotoGP Australia.

Kecelakaan tersebut membuat pembalap berkebangsaan Inggris itu patah tulang kaki dan menepi dari lintasan selama hampir tiga bulan.

Crutchlow lantas kembali menggeber Honda RC213V dalam uji coba di Sirkuit Sepang, Malaysia, pada 6-8 Februari 2019.

Mantan pembalap Ducati itu mengatakan bahwa dirinya lega bisa kembali membalap meski masih merasa kesakitan.

“Secara keseluruhan saya senang dengan tiga hari yang berlalu, saya tidak bisa meminta tiga hari yang lebih baik,” kata Cal Crutchlow dikutip BolaSport.com dari Motorsport.

“Pergelangan kaki saya menjadi sakit, panas, dan bengkak, tetapi saya merasa dalam kondisi baik. Lebih baik daripada yang diharapkan,” lanjutnya.

Crutchlow merasa bahwa kondisi pergelangan kakinya itu tidak mengganggu dirinya mengendarai motor.

Namun dia juga mengakui kesulitan ketika melakukan pengereman, terutama pada rem belakang.

Sayangnya, dalam uji coba di Malaysia, Crutchlow sempat terjatuh di tikungan 5.

“Saya kehilangan 0,3 detik di sektor pertama dari fastest lap saya, dibanding lap yang bagus. Jadi saya mem-push pada lap berikutnya,” ujar Crutchlow lagi.

“Saya mengalami getaran dan saya terjatuh. Itu dengan ban yang sangat soft dan saya kira rata-rata bisa mengambil sekitar 0,6 sampai 0,8 detik. Jadi, saya seharusnya bisa jauh lebih cepat,” lanjutnya.

MONSTER ENERGY YAMAHA – Valentino Rossi Yakin Lebih Baik dari 2018

Direktur Olahraga Ducati Corse, Paolo Ciabatti memberikan komentar perihal penampilan dua pembalap tim Monster Energy Yamaha.

Pabrikan Iwata itu memang menjadi pihak yang paling disorot pada MotoGP 2019 setelah tampil mengecewakan dalam dua tahun terakhir.

Pilihan Redaksi  Valentino Rossi Jajal Balapan Naik Mobil F1

Bahkan untuk menyongsong tahun ini, Yamaha melakukan perombakan besar di dalam tubuhnya.

Salah satunya dengan mengganti kepala proyek Yamaha MotoGP, Kouji Tsuya, dengan Takahiro Sumi yang sebelumnya adalah kepala divisi sasis Yamaha.

Dalam uji coba di Sirkuit Sepang, Malaysia, 6-8 Februari 2019, Yamaha menguji beberapa komponen, salah satunya aero fairing.

Ciabatti mengatakan bahwa Valentino Rossi dan Maverick Vinales tampil bagus dalam uji coba kemarin.

“Saya melihat para pembalap Yamaha di trek. Mereka telah membuat lompatan besar ke depan,” kata Paolo Ciabatti dikutip BolaSport.com dari Speedweek.

“Vinales mencatatkan 1 menit 58 detik pada Kamis. Itu tampak seperti kinerja yang luar biasa pada saat itu, tetapi dikalahkan pebalap kami pada Jumat,” lanjutnya.

Vinales mengakhiri uji coba hari kedua, Kamis (7/2/2019) sebagai pembalap tercepat di Sepang.

Sayangnya, pada hari terakhir, posisi empat besar ditempati oleh para pembalap Ducati.

Vinales berada di posisi kelima.

Meski demikian, Ciabatti menilai jika Yamaha telah melakukan pekerjaan bagus selama musim dingin.

“Yamaha melakukan pekerjaan besar pada musim dingin. Itu pendapat kami. Mereka akan menjadi lawan yang jauh lebih kuat tahun ini daripada tahun lalu,” tutur Ciabatti lagi.

Kini, para pembalap MotoGP masih memiliki satu uji coba lagi yang bakal berlangsung di Sirkuit Losail, Qatar, pada 23-25 Februari 2019.

DUCATI – Andrea Dovizioso Kini Harmonis dengan Rekannya

Pebalap tim Mission Winnow Ducati, Andrea Dovizioso, memberikan komentar soal hubungan harmonis dengan rekan setimnya, Danilo Petrucci.

Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci menjadi duet baru tim Ducati pada kejuaraan MotoGP 2019.

Namun, sejauh ini Dovizioso mengaku belum paham dengan definisi dari hubungan harmonis dengan rekan setim.

Sebab, saat masih bertandem dengan Jorge Lorenzo, dia tidak mengalami hal itu.

Pada tes pramusim MotoGP 2019 di Sirkuit Internasional Sepang, Malaysia, Dovizioso dan Petrucci sempat menggunakan taktik unik yaitu keluar dari pit lane bersamaan.

Strategi itu, diakui Dovi, panggilan akrab Dovizoso sukses membuahkan hasil.

“Saya pikir apa yang kami lakukan sekarang ini tidak biasa,” kata Dovizioso yang dikutip BolaSport.com dari Crash.

“Keharmonisan ini tidak biasa saya dapatkan dengan Jorge Lorenzo atau beberapa pebalap lain, tetapi saya pikir kami (Dovizioso dan Petrucci) sudah punya hubungan yang baik,” ujar Dia.

Lebih lanjut, Dovizioso juga mengungkapkan bahwa dia berharap hubungannya dengan Petrucci bisa terus berjalan baik dan harmonis.

“Saya pikir akan lebih baik bagi dia untuk bekerja dengan saya dan saya pikir saya bisa belajar sesuatu dengan dia,” tutur Dovizioso.

“Setiap orang punya karakteristik yang berbeda dan tak ada satu orang yang lebih baik daripada orang lainnya di manapun,” kata pebalap Italia itu lagi.

Saat ini, Andrea Dovizioso dan Danilo Petrucci sedang menjalani sesi tes pramusim MotoGP 2019 hari terakhir di Sirkuit Internasional Sepang. (*)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed