oleh

Cuka Apel – Manfaat Dan Cara Pemakaiannya

-Kesehatan-98 views

Bolabasket.net – Cuka apel sudah di kenal sejak zaman Yunani kuno, dipergunakan sebagai bahan pengobatan herbal alami yang di pakai ahli kesehatan di masa lampau. Cuka apel di sebut-sebut dapat memberikan efek positif bagi kesehatan. Mari kita lihat bersama manfaat cuka apel, cara pakainya, dan efek sampingnya.

Cuka Apel apa sih itu?

Cuka apel adalah hasil fermentasi dari cairan yang di dapat dengan menghancurkan dan memeras buah. Proses fermentasi nya seperti proses fermentasi alkohol yang menggunakan bakteri dan ragi. Selain ragi ada kandungan gula yang di tambahkan yang akan berubah menjadi alkohol. Dalam proses fermentasi kedua, Acetobacter yang merupakan bakteri pembentuk asam asetat membantu mengubah alkohol menjadi cuka.

Cuka yang selesai melalui proses fermentasi panjang ini menyisakan kompenen-komponen seperti asam asetat, asam gallic, katekin, dan lainnya. Hal ini membuat cuka memiliki khasiat sebagai antioksidan dan juga antibakteri loh. Saat ini cuka apel mulai populer di masyarakat dan di konsumsi rutin untuk menjaga kesehatan tubuh. Bahkan ada beberapa penyakit yang bisa di terapi menggunakannya untuk membantu pengobatan.

Simak manfaat cuka apel berikut ini :
1. Menurunkan berat badan

Salah seorang ahli gizi bernama Debbie Ravis menyatakan bahwa cuka apel berpengaruh bagi penurunan berat badan. Sebuah riset yang menunjukkan khasiat mengkonsumsinya dalam jangka panjang bisa membantu menurunkan berat badan, meskipun memang dalam jumlah yang sedikit.

Pada riset tersebut takaran konsumsi yang di anjurkan adalah 2 sendok makan sebelum makan besar setiap hari selama empat minggu. Ternyata hasilnya, berat badan bisa turun sekitar 1-2 Kg loh guys. Disarankan tetap menjaga pola makan yang baik dan diiringi olahraga supaya hasilnya lebih maksimal.

Pilihan Redaksi  Lebih 7.000 Orang Terinfeksi Virus Corona, 170 Orang Meninggal Dunia

2. Mengatur kadar gula dalam darah

Ini adalah salah satu khasiat yang paling di kenal masyarakat. Khasiat ini merupakan hal yang di butuhkan oleh penderita diabetes. Penelitian dalam jurnal Diabetes Care menyatakan bahwa cuka apel dapat membantu meningkatkan sensivitas insulin, terutama setelah mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat yang tinggi.

Cuka apel membantu meredam pelepasan gula dari makanan ke dalam darah sehingga berguna dalam keadaan sugar rush. Dr Carol Johnston dari Universitas Arizona menyatakan bahwa cuka apel memiliki efek antiglikemik. Yang berarti zat yang terkandung dalam cuka apel dapat menghambat penyerapan karbohidrat. Tetapi para ahli tidak menganjurkan untuk berhenti mengkonsumsi obat diabetes hanya karena cuka apel. Untuk rinciannya lebih baik di konsultasikan dengan dokter terpercaya yah.

3. Mengatasi sembelit dan gangguan pencernaan

Menurut Dr. Carol Johnston, dikarenakan karbohidrat dan pati yang terhambat dicerna mengakibatkan bakteri baik tumbuh subur di dalam saluran pencernaan. Cuka apel yang di sarankan untuk dikonsumsi adalah yang belum mengalami proses penyaringan. Cirinya adalah berwarna keruh dan ada ampas di dasar botol jika didiamkan. Gangguan pencernaan seperti maag, asam lambung dan diare juga bisa di obati dengan ini.

cuka apel

4. Menjaga jantung tetap sehat

Pada studi tahun 2014 pada tikus betina menunjukan manfaatnya yang mampu menurunkan lemak dalam darah. Hal ini membuktikan penurunan kadar lemak dalam darah (lipid) mencegah penyakit jantung.

Efek samping:

1. Memperlambat pengosongan perut

Cuka apel yang menghambat kecepatan proses makanan akan mengakibatkan makanan lebih lambat meninggalkan lambung. Terlebih bagi penderita penyakit gastroparesis yang umumnya diderita pada pasien diabetes tipe 1.

2. Gangguan pencernaan

Walaupun hal ini jarang terjadi tetapi karena keasamannya dapat memicu maag dan membuat mual setelah di konsumsi. Minum tanpa di campur juga dapat menyebabkan luka pada kerongkongan. Orang yang sedang mengalami gangguan pencernaan atau pada tenggorokan tidak disarankan mengkonsumsi ini.

Pilihan Redaksi  Manfaat Telur untuk Kecantikan dan Kesehatan

3. Masalah gigi

Keasaman ini juga mengakibatkan enamel gigi terkikis jika dikonsumsi langsung dan dalam kadar tinggi. Gigi bisa berubah menjadi kuning dan sensitif jika mengkonsumsinya dalam waktui lama.

Cara konsumsi dengan benar :

Larutkan dengan air menggunakan perbandingan 1 berbanding 10. Walaupun tidak ada aturan khusus untuk mengkonsumsinya disarankan di pagi hari atau sebelum dan sesudah makan. Dan jangan lupa berkumur setelah mengkonsumsinya. Batas maksimal pemakaian yang di anjurkan adalah 2 sendok makan (30ml) perhari. Dan imbangi dengan gaya hidup sehat.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed