oleh

Berita Unik Indonesia Awal Tahun Ini

-Berita-48 views

bolabasket.net – Sejumlah peristiwa membetot perhatian publik mewarnai akhir 2019 dan awal 2020 di Indonesia. Berikut rangkuman berita unik sepekan yang terjadi di Jabar.

Heboh Manusia Gorong-gorong di Bandung

Jagad dunia maya dihebohkan aksi seorang pria yang nekat menyelami gorong-gorong di Jalan H.Syahroni, RW01/RT02, Kelurahan Cikutra, Kecamatan Cibeunying Kidul, Kota Bandung. Pria itu diketahui bernama Uha (42).

Video Uha masuk got sedalam 4 meter itu viral di medsos. Peristiwa itu terjadi pada Kamis (26/12/2019). Namun, videonya viral beberapa hari kemudian di Twitter dan Instagram.

Dalam video itu Uha yang tak mengenakan baju masuk ke dalam gorong-gorong meluap. Seorang pria lainnya, Oho, memegang tangga yang menjulur ke dalam gorong-gorong sebagai pijakan Uha ketika naik.

Setelah sekitar 30 detik setelah Uha masuk gorong-gorong, air yang meluap mendadak surut. Ia sengaja masuk gorong-gorong sedalam 4 meter tersebut untuk mengambil sampah yang menyumbat.”Saya turun ke dalam nyari yang nyumbat gorong-gorong,” kata Uha di lokasi, Senin (30/12/2019).

Aksi ini sudah dilakoninya sejak tahun 2015 bersama Oho. Pria yang berprofesi sebagai Linmas ini mengaku melakukan aksinya secara sukarela untuk mencegah banjir di jalan tersebut.”Saya gak takut atau jijik. Anggap aja kalau pas nyelam masuk ke mulut (airnya) rasa stoberi,” tutur Uha.

Wali Kota Bandung Oded M Danial mengapresiasi aksi warganya tersebut. Ia bangga dan terharu dengan tindakan Uha.

Vonis Anak Bupati Majalengka

Majelis Hakim Pengadilan Negeri (PN) Majalengka memvonis Irfan Nur Alam, anak Bupati Majalengka Karna Sobahi, dengan hukum kurungan penjara 1 bulan 15 hari.

“Terdakwa telah terbukti dengan sah melakukan tindak pidana karena kealpaannya (kelalaiannya) melukai orang dengan sedemikian rupa sehingga menyebabkan sakit sementara. Dua, menjatuhkan pidana terhadap terdakwa kurungan penjara satu bulan 15 hari,” kata Hakim Ketua Eti Koernniati saat membacakan amar putusan di PN Majalengka Jalan Abdul Halim Kabupaten Majalengka, Jabar, Senin (30/12/2019).

Pilihan Redaksi  4 Langkah Mudah Bikin Paspor, Gak Perlu Antre dari Pagi

Dalam proses persidangan, Eti menjelaskan tentang hal-hal yang memberatkan dan meringankan hukuman Irfan. Kegaduhan yang ditimbulkan dinilai memberatkan hukuman anak bupati Majalengka tersebut.

“Yang meringankan terdakwa bersikap sopan, mengakui kesalahannya, berjanji tidak mengulangi perbuatannya, terdakwa dan korban telah membuat perdamaian, dan korban telah mencabut laporannya,” kata Eti.

Selain kurungan penjara, Eti juga membacakan tentang pancabutan izin penggunaan senjata terhadap Irfan.

Koboi Penembak Pedagang Kopi Ditangkap

Kisah penembakan brutal yang menyasar pedagang kopi asongan berakhir klimaks setelah personel Satreskrim Polres Cimahi dan Polsek Padalarang menjebloskan kawanan koboi ke balik jeruji besi.

Cerita aksi penembak pedagang kopi itu bermula pada Jumat dini hari, 20 Desember 2019. Ketika itu korban, Agus Sumpena (50), baru saja tiba di jongko dagangnya di dekat gerbang tol (GT) Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB).

Tiba-tiba, tiga pria bermasker yang turun dari mobil Avanza silver yang parkir 10 meter dari jongkonya, menghampiri dan tanpa basi-basi memberondong peluru yang mengenai kepala dan lengannya.

Agus harus menjalani operasi di RS Sartika Asih untuk mengangkat dua proyektil yang bersarang di dahi dan pipi kirinya. Sementara tiga peluru lainnya, melukai lengannya.

Polisi membentuk tim gabungan untuk mencari keberadaan penembak pedagang kopi. Pasalnya, petunjuk berupa pelat nomor kendaraan yang ditunggangi para koboi masih belum diketahui pasti.

Setelah sepekan berlalu, akhirnya polisi berhasil meringkus Awan Kurniawan sang eksekutor di Ciamis, Jawa Barat. Sang koboi tersebut ditembak polisi saat dalam pelarian menuju Pangandaran.

“Kami tidak mau mengambil resiko, karena tersangka ini melarikan diri dan memiliki senjata. Akhirnya petugas melakukan tindakan tegas dan terukur untuk melumpuhkan pelaku,” ujar Kapolres Cimahi AKBP M Yoris Maulana Yusuf Marzuki di Mapolres Cimahi, Selasa (31/12/2019).

Pilihan Redaksi  7 Tugu Unik di Indonesia, Wajib Dikunjungi Nih!

Sementara itu ketiga pelaku lainnya, yakni, Beni Kurniawan, Pery Sopyan dan Suryana, diringkus di Kota Bandung tanpa perlawanan. Satu orang lainnya berinisial P masih dalam pencarian petugas.

Awalnya, berdasarkan keterangan korban dan para saksi, korban merupakan target salah sasaran. Namun, setelah diusut, ternyata kasus ini bermula dari utang piutang serta dendam antara Agus dan Awan.

“Karena Awan ini punya musuh, Agus yang pernah memiliki utang kepadanya,” kata Yoris didampingi Kasatreskrim Polres Cimahi AKP Yohannes Redhoi Sigiro.

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed